## Bayangan yang Mengikuti Langkahku Li Yue, seorang mahasiswi desain interior yang *biasa saja*, selalu merasa ada sesuatu yang kurang. S...

Ini Baru Cerita! Bayangan Yang Mengikuti Langkahku Ini Baru Cerita! Bayangan Yang Mengikuti Langkahku

Ini Baru Cerita! Bayangan Yang Mengikuti Langkahku

Ini Baru Cerita! Bayangan Yang Mengikuti Langkahku

## Bayangan yang Mengikuti Langkahku Li Yue, seorang mahasiswi desain interior yang *biasa saja*, selalu merasa ada sesuatu yang kurang. Setiap kali ia menatap lukisan tinta kuno di museum, air mata mengalir tanpa sebab. Aroma cendana membangkitkan kerinduan yang menusuk, nostalgia akan sesuatu yang tak pernah ia alami. Ia merasa...**DIHANTUI**. Kota tua Hangzhou bagaikan buku terbuka, setiap jalan, setiap kuil, bergema dengan kenangan yang BUKAN miliknya. Ia bermimpi tentang istana megah, tentang jubah sutra berwarna zamrud, dan tentang seorang pria dengan senyum mematikan. Mimpi yang sama, berulang-ulang, membuatnya terbangun dengan jantung berdebar. Suatu hari, saat mengunjungi Paviliun Yue Fei, ia tak sengaja menyentuh sebuah prasasti kuno. Gelombang kekuatan *aneh* menyentuhnya. Penglihatan melanda: Ia bukan Li Yue. Ia adalah Putri Lan, pewaris takhta yang dikhianati oleh kekasihnya sendiri, Jenderal Wei, demi ambisi kekuasaan. Racun dalam cawan arak, senyum terakhir Wei yang menyimpan dusta, semua itu terukir jelas dalam ingatannya. Wei, yang kini ia kenal sebagai seorang pengusaha sukses bernama Wei Long, hidup mewah di kota yang sama. Aura kemenangannya yang *berlebihan* membangkitkan amarah yang dingin. Li Yue, yang kini juga Putri Lan, tahu ia tak bisa membunuh Wei Long. Hukuman mati hanya akan mengulang siklus karma. Balas dendamnya harus lebih halus, lebih *bermakna*. Sebagai Li Yue, ia bekerja di perusahaan desain interior Wei Long. Bakatnya yang luar biasa membuatnya cepat menanjak. Ia menggunakan posisinya untuk menggagalkan proyek-proyek penting Wei Long, membuat kesalahan-kesalahan "kecil" yang menghancurkan reputasinya. Ia merancang ruang kerja Wei Long dengan feng shui yang buruk, mengundang kesialan tanpa henti. Ia menanam benih keraguan dan ketidakpercayaan di antara rekan-rekan bisnisnya. Wei Long, yang *misteriusnya* mulai bangkrut, menjadi paranoid dan gila. Dia mulai melihat Lan di setiap sudut, mencium aroma cendana di setiap hembusan angin. Li Yue, sang Putri Lan, melihat keruntuhan Wei Long dengan tatapan dingin. Ia mengambil *KENDALI* atas takdirnya, mengubah masa depan Wei Long menjadi masa lalu Lan. Akhirnya, Wei Long kehilangan segalanya. Kekayaan, kekuasaan, bahkan kewarasannya. Li Yue, dengan perasaan puas yang pahit, mengundurkan diri dari perusahaan. Ia meninggalkan Wei Long, yang kini hanya bayangan dirinya sendiri, terjerat dalam jaring penyesalan abadi. Sebelum meninggalkan Hangzhou, ia kembali ke Paviliun Yue Fei. Ia menyentuh prasasti itu sekali lagi, mengucapkan perpisahan pada masa lalunya. Ia tak perlu lagi membalas dendam. Ia telah menemukan kedamaian. Ia berbalik, menatap cakrawala yang membentang di hadapannya. Ia menarik napas dalam-dalam, merasakan angin yang membawa janji kehidupan baru. *Namun, suatu hari nanti, ketika takdir memanggil, kita akan bertemu lagi, Wei Long, dan di sana, di persimpangan waktu, kebenaran abadi akan terungkap!*
You Might Also Like: 104 Davis Animal Shelter Rep To Meet

0 Comments: